Home  > News > Penyebab Obstructive Sleep Apneu

Penyebab Obstructive Sleep Apneu

March 31,2016

Mengetahui penyebab terjadinya penyumbatan aliran pernapasan bisa menjadi salah satu referensi Anda untuk menentukan langkah selanjutnya serta perawatan yang ingin diambil untuk mengatasi permasalahan tersebut. Anda tentu tidak ingin merasa terganggu dengan hal tersebut bukan?

Sebab saat ini, banyak beredar berbagai jenis produk yang ditawarkan. Anda bisa melihat di e-katalog alat kesehatan yang dibuat oleh produsen di media online untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Pasalnya kebanyakan orang yang mengidap gangguan ini mengalami gejala seperti mendengkur, henti napas sesaat, perasaan seperti tersedak saat tidur. Hal ini terjadi akibat tersumbatnya jalan napas.

Memang penyebab Obstructive Sleep Apneu atau penyumbatan aliran pernapasan jarang disadari oleh sebagian orang, namun hal tersebut bisa menjadi sesuatu yang serius jika tidak ditangani dengan tepat.  Selain menyiksa diri Anda, orang lain pun  juga akan terganggu dengan suara dengkuran Anda.

Dan sebaiknya untuk mengetahuinya mengenali penyebab gangguan ini sangatlah perlu. Berikut ini penyebab terjadinya penyumbatan pada aliran pernapasan, antara lain:

- Adanya reaksi relaksasi dan penyempitan berlebihan pada jaringan lunak dan otot–otot pada saluran pernapasan (tenggorok) yang salah satu fungsinya untuk membantu proses bernapas.

- Lidah atau jaringan lemak yang jatuh kebelakang menutupi saluran pernapasan.

- Posisi kepala dan leher ketika tidur, menekan dan menutup saluran pernapasan sehingga terjadi penyumbatan.

Kondisi tersebut mengakibatkan kadar oksigen yang diedarkan keseluruh tubuh terganggu dan merangsang otak untuk membangunkan Anda dari tidur dan kembali bernapas dengan normal. Namum ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan Anda mengalami apneu atau henti napas yaitu jenis kelamin yang cenderung  terhadap laki-laki, berusia 40 tahun ke atas, Obesitas (kegemukan), memiliki ukuran leher yang besar, mengkonsumsi obat dengan efek relaksasi (obat penenang, obat tidur), hidung tersumbat, riwayat keluarga yang memiliki apneu, merokok dan mengkonsumsi alkohol.

Tapi jangan terlalu panik, permasalahan ini dapat ditangani dengan prosedur operasi seperti bedah bariatrik, trakeostomi, tonsilektomi, adenoidektomi jika memang hal tersebut memang diperlukan atau tindakan non bedah seperti perubahan perilaku gaya hidup, obat-obatan atau penggunaan alat kesehatan yang berfungsi mempertahankan jalan napas yang bisa Anda lihat di e-katalog alat kesehatan di media-media online. Banyak produsen yang menjual alat kesehatan jenis ini sehingga Anda tinggal memilih dari e-katalog alat kesehatan yang sudah tersedia.

 

Sumber:

- alodokter.com/sleep-apnea
- health.kompas.com/read/2013
- kabarinews.com/sleep-apneu