Home  > News > Pentingnya Mengukur Radioaktivitas

Pentingnya Mengukur Radioaktivitas

March 8,2016

Sebagian orang tentu berpikir radioaktif banyak mengandung elemen yang bisa merugikan bahkan merusak tubuh manusia. Namun, ternyata dengan penggunaan yang tepat, Radioaktif dapat digunakan dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang medis alat kesehatan dengan fungsi diantaranya sebagai:

 

Diagnosa

Dengan bantuan peralatan pembentuk citra (imaging devices), dapat dilakukan penelitian proses biologis yang terjadi dalam tubuh manusia. Salah satu radioisotop yang sering digunakan adalah technisium-99m, yang dapat digunakan untuk mempelajari metabolisme jantung, hati, paru-paru, ginjal, sirkulasi darah dan struktur tulang.

Tujuan lain dari penggunaan di bidang diagnosis adalah untuk analisis biokimia yang disebut radio-immunoassay, yang digunakan untuk mengukur konsentrasi hormon, enzim, obat-obatan dan substansi lain dalam darah.

 

Terapi

Penggunaan radioisotop di bidang pengobatan yang paling banyak adalah untuk pengobatan kanker, karena sel kanker sangat sensitif terhadap radiasi.

 

Sterilisasi

Peralatan kedokteran disterilkan menggunakan radiasi gamma dari Co-60. Metode sterilisasi ini lebih ekonomis dan lebih efektif dibandingkan sterilisasi menggunakan uap panas, karena dapat digunakan untuk benda-benda yang sensitif terhadap panas seperti bubuk, obat salep, dan larutan kimia.

Keuntungan lain dari sterilisasi dengan menggunakan radiasi adalah proses sterilisasi dapat dilakukan setelah benda tersebut dikemas dan masa penyimpanan benda tersebut tidak terbatas sepanjang kemasannya tidak rusak.

Namun bukan berarti penggunaan radioaktif untuk alat kesehatan tanpa resiko. Ada 2 kemungkinan yang dapat terjadi ketika radiasi mengenai tubuh manusia, yaitu berinteraksi atau hanya melewati tubuh manusia begitu saja. Radiasi yang berinteraksi pada tubuh akan menyebabkan terjadinya perubahan kimiawi tubuh sehingga menyebabkan efek biologis yang merugikan.

Oleh sebab itu, sebelum menggunakan alat kesehatan dengan radioaktif sangat penting untuk menggunakan dosis yang tepat penggunaan radiasi. Sebelum menempatkan tubuh pasien berdekatan dan terpapar oleh sumber radioaktif, Anda harus menghitung dosis yang diserap oleh jaringan. Sebuah zat radioaktif dapat selektif diambil oleh organ atau jaringan yang berbeda.

Ketika seseorang terkena radiasi, energi disimpan dalam jaringan tubuh. Jumlah energi yang disimpan per unit berat jaringan manusia disebut dosis yang diserap. dosis yang diserap diukur menggunakan rad konvensional atau SI Gy. Satu rad adalah 100 ergs/gram, dengan kata lain, 100 ergs energi yang diserap oleh satu gram jaringan tubuh tertentu.

Kabar baiknya, saat ini telah tersedia berbagai alat kesehatan yang dapat membantu Anda dalam mengukur tingkat radioaktif. Sehingga Anda pun dapat dengan aman menggunakan radioaktif dalam menangani pasien sehari-hari. Dengan penggunaan yang tepat dan dosis yang tepat maka radiasi akan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

 

 

Sumber:

- batan.go.id/pusdiklat/elearning/proteksiradiasi/pengenalan_radiasi/2-3.htm

- batan.go.id/pusdiklat/elearning/proteksiradiasi/pengenalan_radiasi/3-2.htm

- web.rshs.or.id/fasilitas/alat-alat-canggih/

- emergency.cdc.gov/radiation/measurement.asp

- journals.elsevier.com/radiation-measurements/

- ieer.org/resource/classroom/measuring-radiation-terminology/