Home  > News > Mengetahui Whole Body Plethysmograph

Mengetahui Whole Body Plethysmograph

May 23,2016

Anda mungkin pernah mendengar istilah Whole Body Plethysmograph dalam e-katalog alat kesehatan atau yang biasanya disingkat WBP hal ini berkaitan dengan pemeriksaan diagnostik paru. Selain Spirometri yang merupakan alat uji faal paru terdapat juga Uji WBP. Whole Body Plethysmograph digunakan untuk menentukan volume gas intratoraks (thoracic gas volume, TGV) dan tahanan jalan napas (airway resistance, Raw).

Di dalam e-katalog alat kesehatan Anda akan menemukan Whole Body Plethysmograph yang terdiri dari rigid chamber (ruangan yang ukuran dan bentuknya seperti kamar telepon) dilengkapi dengan Pneumotachograph dan pressure transducer dimana pasien duduk sambil bernapas menggunakan Pneumotachograph.

Pressure transducer dirancang dengan berbagai sensitivitas untuk mengukur tekanan yang melewati Pneumotachograph  yang hasilnya dinilai sebagai flow, yaitu perbedaan tekanan yang melewati dinding Plethysmograph dan tekanan saat saluran napas terbuka. Whole Body Plethysmograph terdiri dari 3 tipe yaitu WPB tekanan (tipe tertutup), WBP volume (tipe terbuka), dan WBP  aliran udara tekanan terkoreksi (kombinasi).

Untuk prinsip dasar WBP menurut teorinya pengukuran mengikuti hukum Boyle, yaitu bila massa gas ditekan pada suhu konstan maka tekanan (P) dan volume (V) adalah tetap. Hukum Boyle digunakan untuk menghitung volume diketahui dalam paru-paru. Pertama, perubahan volume dada dihitung. Tekanan awal dan volume kotak ditetapkan sama dengan tekanan setelah kali ekspansi volume baru diketahui.

Setelah volume baru ditemukan, volume asli dikurangi volume baru adalah perubahan volume di dalam kotak dan juga perubahan volume di dada. Whole Body Plethysmograph mengukur volume total gas dalam paru. Pengukuran dilakukan dengan cara pasien bernapas ke dalam dan ke luar melawan katup dengan glotis terbuka, yang dicapai dengan cara hembusan. Pergerakan hembusan mempengaruhi fluktuasi tekanan dan volume di paru.

Selain itu pengukuran ini berguna untuk membedakan kelainan restriksi atau obstruksi, mengevaluasi penyakit paru obstruktif (PPOK), menentukan respon bronkodilator dengan melihat perubahan tahanan saluran napas (raw), Sgaw (Specific Airway Conductance) dan volume gas rongga toraks, melihat hipereaktivitas bronkus terhadap metakolin, histamin, dan hiperventilasi isocapnic dengan melihat parameternya dan mengikuti perjalanan penyakit serta melihat respons terapi.

Banyak sekali kegunaan alat kesehatan pemeriksaan paru ini, Anda bisa memperoleh serta melihatnya lebih spesifik dalam e-katalog alat kesehatan yang tersedia secara online sehingga Anda bisa menentukan pilihan yang tepat dan sesuai keinginan untuk memenuhi sarana prasana pemeriksaan di klinik atau pelayanan kesehatan yang Anda kelola.

 

 

Sumber:

- lpkta.ft.ugm.ac.id/archives/407

- en.wikipedia.org/wiki/Plethysmograph