Home  > News > Mengetahui Cara Kerja Automatic Eksternal Difibrilator (AED)

Mengetahui Cara Kerja Automatic Eksternal Difibrilator (AED)

May 23,2016

Kejadian yang tidak terduga bisa saja terjadi dimanapun dan kapanpun Anda berada dan penting untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan diri Anda terutama kesehatan. Saat ini telah banyak produsen yang jual alat kesehatan dan menghasilkan berbagai macam peralatan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan manusia.

Terlebih pada seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau penyakit yang ada kaitannya dengan aktivitas jantung misalnya serangan jantung atau kasus henti jantung harus siap siaga dengan risiko terburuk yang bisa terjadi. Serangan jantung mendadak adalah penurunan fungsi jantung secara tiba-tiba.

Jika tidak ditangani dalam beberapa menit dapat menyebabkan kematian karena jika kurangnya suplai darah ke seluruh organ dan bagian tubuh terutama sel otak maka dalam beberapa menit saja maka sel otak akan mati dan aktivitas tubuh manusia akan berhenti. Dalam keadaan demikian jantung harus segera di de-fibrilasi, karena kesempatan hidup korban menurun 7 sampai 10 persen untuk setiap menit jika detak jantung normal tidak dikembalikan.

Maka sudah selayaknya yang jual alat kesehatan memberikan penawaran yang sesuai sehingga alat ini dapat dipakai secara luas dan digunakan oleh tenaga yang terlatih. Alat ini juga digunakan sewaktu-waktu dalam lingkup pelayanan kesehatan atau dalam keadaan darurat. Lalu bagaimana alat ini bekerja?

Komputer yang tertanam pada alat akan memeriksa irama jantung subjek melalui elektroda perekat. Komputer tersebut akan menghitung apakah defibrilasi diperlukan. Jika memang diperlukan, suara rekaman didalam alat akan memberitahu penolong untuk menekan tombol kejut pada AED.

Kejutan ini akan memulihkan jantung dan menghentikan semua aktivitas jantung dan membuat jantung tidak berdetak. Hal ini memberi jantung kesempatan untuk melanjutkan berdetak secara efektif. Instruksi dari alat akan memandu pengguna di setiap proses yang dibutuhkan. AED akan menyarankan kejutan hanya untuk ventrikel fibrilasi atau kondisi yang mengancam jiwa lain yang disebut takikardia ventrikel tanpa pulsasi.

Jenis alat ini terdiri dari monophasic dan biphasic defribilator yang umum digunakan di rumah sakit. Untuk unit portable-nya menggabungkan Defibrillator, ECG, Non-Invasive Transcutaneous Pacing (NTP) dan fungsi pemantauan pasien yang lainnya. Alat ini bisa digunakan oleh petugas non medis seperti polisi, pemadam kebakaran, pramugari, penjaga keamanan dan orang–orang non medis lainnya yang telah dilatih dengan baik. Alat inipun telah banyak diproduksi dan diedarkan oleh distributor yang jual alat kesehatan bahkan bagi sebagian negara besar telah menggunakan alat ini di tempat publik.

Sudah selayaknya penggunaan alat ini bukan hanya sebatas di ruang lingkup pelayanan kesehatan maupun kendaraan darurat namun pada tempat-tempat umum seperti gedung pertemuan, stasiun, bandar,  tempat publik lainnya atau tempat pribadi di mana sejumlah besar orang berkumpul dan berisiko tinggi untuk mengalami serangan jantung.

 

 

Sumber:

- lakesma.ub.ac.id/2014/06/mari-kita-kenali-automatic-external-defibrillator-aed/

- id.wikipedia.org/wiki/Defibrilator